Tampilkan postingan dengan label Warto Ibrohim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warto Ibrohim. Tampilkan semua postingan

MATA REMBULAN

Jumat, 07 Februari 2014 bandar naskah

MATA REMBULAN
Karya : Warto Ibrohim
(wartoibrohim@gmail.com)

Nopember 2009
DIATAS PANGGUNG TERLIHAT  SEBUAH BALE  YANG SUDAH TUA  TERBUAT DARI BAMBU. DISAMPING KIRINYA ADA SEBUAH KURSI KAYU YANG TUA JUGA. DI BELAKANG KURSI ITU TERIHAT LUKISAN YANG TERTUTUP KAIN WARNA PUTIH.
MASUK SEORANG LELAKI DENGAN RAMBUT GONDRONG KELIHATAN TAK TERURUS. MEMAKAI BAJU KEMEJA KOTAK-KOTAK LENGAN PANJANG DAN TERLIHAT KEBESARAN. MEMAKAI CELANA JEANS DENGAN SEPATU KULIT HITAM.
LELAKI ITU MASUK DENGAN MEMBAWA TAS YANG DARI KEJAUHAN TERLIHAT RAMBUT KUASNYA SEMENTARA TANGAN YANG SATUNYA MEMBAWA SEBIDANG KANVAS SEGI EMPAT. LALU DIA DUDUK DIATAS BALE. SAMBIL MELETAKAN TAS DAN KANVAS YANG DI BAWANYA.
DENGAN WAJAH TERLIHAT LELAH.
LELAKI
Memang hidup adalah teka-teki yang belum terpecahkan bahkan sampai kapanpun tidak akan pernah ada yang mengetahuinya
(MENYALAKAN ROKOK)
dan sudah seharusnya seperti ini Tuhan memberi jalan hidup pada mahluknya
(DENGAN SESEKALI MENGHISAP ROKOK)
entah sudah berapa lama aku menjadi seorang pelukis, entah berapa banyak karyaku yang tertumpuk di dinding rumah ini dan tidak ada yang menawar bahkan melirikpun enggan.
(DIA MEREBAHKAN TUBUHNYA DIATAS BALE)