Tampilkan postingan dengan label Putu Wijaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Putu Wijaya. Tampilkan semua postingan

Naskah BOR Putu Wijaya

Selasa, 22 Februari 2011 gusmel riyadh

Lakon
B O R
Karya Putu Wijaya



SEBELUM PERTUNJUKAN DIMULAI, NYAMUK PERS SUDAH BERKELIARAN DI MA
NA MANA. BAGAI PASUKAN KOMANDO YANG TANGGUH, BANDEL AKAN TETA
TAPI SUPEL DAN KALAU PERLU BISA KASAR, MEREKA MENYUSUP DI MANA MA
NA. TAK ADA TEMPAT YANG TAK TERTEMBUS. TAK ADA ORANG YANG CUKUP KE
BAL BISA MENGHINDARI MEREKA.

Cipoa (Putu Wijaya)

gusmel riyadh

LAKON
CIPOA
PUTU WIJAYA




BAGIAN PERTAMA

LAYAR BESAR SEPERTI BUKIT BATU. NAMPAK DALAM SILHUET BANYAK ORANG BEKERJA MENGGALI DALAM BERBAGAI UKURAN. DI DEPAN NAMPAK TIVRI SANG PENJAGA TAMBANG MASIH TIDUR. KABUT MULAI TURUN TANDA MALAM AKAN TIBA. JURAGAN MUNCUL DAN MEMPERHATIKAN,

JURAGAN
Ya Tuhan, mereka sudah hampir menemukannya.

JURAGAN MENGAMBIL LEMPENGAN BESI DAN PEMUKULNYA TANG ADA DI DEKAT TIVRI TIDUR LALU MEMUKULNYA LIMA KALI. TIVRI TERSENTAK BANGUN. LALU CEPAT-CEPAT MENGANCINGKAN BAJU DAN CELANANYA LALU OTOMATIS MENIUP SEMPRITAN SEPERTI MESIN.

Aeng

Selasa, 18 Mei 2010 gusmel riyadh

MONOLOG AENG
karya: Putu Wijaya

IA BERBARING DI LANTAI DENGAN KAKI NAIK KE KURSI. DI MEJA KECIL, DEKAT KURSI, ADA BOTOL BIR KOSONG SEDANG DI LANTAI ADA PIRING SENG. MUKANYA DITANGKUP TOPI KAIN. DI KAMAR SEBELAH TERDENGAR SESEORANG MEMUKUL DINDING BERKALI-KALI

Ya, siapa itu. Jangan ganggu, aku sedang tidur

GEDORAN KEMBALI BERTUBI

Yaaaa! Siapaaa? Jangan ganggu aku sedang tidur

GEDORAN BERTAMBAH KERAS. ORANG ITU MENGANGKAT TUBUHNYA

Bila Malam Bertambah Malam (Putu Wijaya)

Rabu, 07 April 2010 gusmel riyadh

naskah teater
Bila Malam Bertambah Malam
Karya Putu Wijaya


BABAK I

MALAM DI TEMPAT KEDIAMAN GUSTI BIANG. SEBUAH BALE YANG DISEMPURNAKAN UNTUK TEMPAT TINGGAL.

GUSTI BIANG MEMANGGIL-MANGGIL WAYAN.


Adegan I

KELIHATAN NYOMAN SEDANG MENYIAPKAN MAKAN MALAM UNTUK GUSTI BIANG. SEMENTARA WAYAN MENGAMPELAS PATUNG. ORIGINAL SOUNTRACK: WAYAN .. Wayaaaaaan ....
NYOMAN MEMBERI ISYARAT KEPADA WAYAN.

NYOMAN
Benar Ida akan pulang hari ini?

WAYAN
Ya ....

DEMOKRASI (Monolog Putu Wijaya)

Jumat, 05 Maret 2010 gusmel riyadh

(DAPAT DIMAINKAN OLEH LELAKI MAUPUN PEREMPUAN)

SEORANG WARGA DESA TANG TANAHNYA KENA GUSUR MEMBAWA PELAKAT BERISI TULISAN DEMOKRASI.SETELAH MEMANDANG DAN PENONTON SIAP MENDENGAR ,IA BERBICARA LANGSUNG
Saya mencintai demokrasi. Tapi karena saya rakyat kecil, saya tidak kelihatan sebagai pejuang, apalagi pahlawan. Nama saya tak pernah masuk Koran. Potret saya tak jadi tontonan orang. Saya hanya berjuang dilingkungan RT gang Gugus Depan.